trilogi cinta (penyesalan terakhir) 3

Standar

lepas sudah hidupku..
ragaku kini mereka simpan di sana..
singgasana terakhirku..
tapi ku bahagia disini..

di jauh mataku menatap..
angin mulai berhembus..
tangisan membeludak disana..
siapa disana?

sesosok wanita berkerudung hitam..
menagis tak rela melepasku..
ku hampiri..
ternyata itu kamu sayangku..

setelah sekian lama ku tunggu kau tak menghampiri..
dan kini kau menangisiku..
penyesalan memang datang terakhir..
kini ku telah mati dalam hidupku..

kau ucap kata cinta..
kau ucap kata maaf..
di atas tanah merah..
kau menangisiku..

peluklah awan di hatimu yang mendung..
kini ku takan bisa kembali..
bahagialah dengan yang lain..
seperti yang telah kau lakukan dulu..

tak tahan kau menahan hatimu..
hancurnya hatimu melihatku..
kau lemas tak berdaya..
angin angin membisikan kata “maaf”

ku mati membatu..
ku sadari harusnya tak seperti ini..
tapi penyesalan takan berarti..
dalam hati ku berbisik “ku takan kembali pada cinta”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s