nhaBill – tanpamu (puisi)

Standar

Melewati hari..

Indah pun tak terasa tanpamu..

Sepi seperti jalan ini..

Ku selalu menantimu..

 

Ku terus berjalan..

Menguasai apa yang ada dalam diri..

Ku tak mampu berlari..

Tapi diri ini tetap menanti..

 

Tuhan.. apakabar dia di sana?

aKu merindukannya, dan ku tak sanggup tanpanya..

Apakah dia baik baik daja di sana?

Satu harapanku, ku berharap yang terbaik untuuknya..

 

Ku terus berjalan di malam ini..

Tanpa kata ku merindu..

Kau rasakan cintaku ini?

Akan ku jaga sampai mati..

 

Mereka menatapku kosong..

Sekosong hatiku ini..

Yang mungkin telah lama mati..

Karena tanpamu disini..

 

Tuhan.. apakabar dia di sana?

Ku merindukannya, dan ku tak sanggup tanpanya..

Apakah dia baik baik daja di sana?

Satu harapanku, ku berharap yang terbaik..

 

Karna lelahku kini telah bertepi..

Ku tak sanggup lagi..

Ku hanya bisa lewati hari ini..

Tanpa senyuman di sisiku..

 

Mungkin suatu saat ku menemukanmu..

Dalam kehampaan malam..

Tapi apa mungkin diriku terus tersesat..

Dalam hati yang telah mati..

 

Tuhan.. apakabar dia di sana?

Ku merindukannya, dan ku tak sanggup tanpanya..

Apakah dia baik baik daja di sana?

Satu harapanku, ku berharap yang terbaik..

 

Karna lelahku kini telah bertepi..

Ku tak sanggup lagi..

Ku hanya bisa lewati hari ini..

Tanpa senyuman di sisiku..

2 responses »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s